Wamendagri Bima Arya Dorong Pelajar Siap Jadi Pemimpin 2045

Wamendagri Bima Arya Dorong Pelajar Siap Jadi Pemimpin 2045

wertfootup — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong para pelajar untuk mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga kuat dalam karakter. Menurutnya, persiapan ini menjadi krusial dalam menghadapi dinamika dan ketidakpastian politik global yang terus berubah.

Pernyataan tersebut disampaikan Bima Arya saat menjadi pembicara dalam acara Sekolah Bogor Raya Model United Nations (SBRMUN) 2026 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dalam kesempatan itu, ia menekankan bahwa dunia tengah mengalami transformasi besar yang melahirkan berbagai kekuatan baru di panggung global.

Pemahaman Geopolitik dan Kemampuan Beradaptasi

Bima Arya menjelaskan, perubahan besar ini menuntut generasi muda untuk membekali diri dengan pemahaman geopolitik yang luas dan kemampuan beradaptasi yang tinggi. Dunia saat ini, ujarnya, diwarnai oleh disrupsi teknologi masif dan kemunculan aktor-aktor baru di luar struktur konvensional, baik dalam bidang politik, ekonomi, maupun budaya populer.

Fenomena ini menunjukkan bahwa jalur kepemimpinan di masa depan tidak lagi eksklusif berasal dari lorong-lorong tradisional. Bima memberikan contoh bagaimana figur-figur dengan latar belakang non-politik kini dapat muncul sebagai pemimpin yang berpengaruh. Perkembangan media sosial dan platform digital juga disebutnya memiliki peran signifikan dalam membentuk opini publik dan corak kepemimpinan di era kontemporer.

Menuju Indonesia Emas 2045

Lebih lanjut, Bima Arya mengingatkan bahwa Indonesia sedang berada di persimpangan jalan menuju visi Indonesia Emas 2045. Keberhasilan bangsa dalam memanfaatkan bonus demografi dan menghindari jebakan pendapatan menengah, sangat bergantung pada kualitas kepemimpinan generasi muda yang saat ini masih duduk di bangku sekolah.

“Adik-adik, Anda adalah pemimpin di tahun 2045,” tegas Bima Arya kepada para peserta. Seruan ini dimaksudkan untuk menyadarkan para pelajar bahwa tanggung jawab besar untuk memimpin transformasi bangsa di masa depan ada di pundak mereka. Persiapan dari sekarang, baik melalui penguatan ilmu pengetahuan, keterampilan, maupun pembangunan karakter, menjadi investasi yang sangat penting untuk menjawab tantangan zaman.