Prabowo Sapa Pemimpin Negara Muslim dalam Rangkaian Idul Fitri

Prabowo Sapa Pemimpin Negara Muslim dalam Rangkaian Idul Fitri

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengadakan serangkaian silaturahmi melalui sambungan telepon dengan sejumlah pemimpin negara muslim dalam rangka menyemarakkan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Komunikasi ini dilakukan sebagai bentuk persaudaraan dan upaya memperkuat hubungan bilateral.

Daftar Pemimpin yang Dihubungi

Dalam suasana penuh keberkahan Idul Fitri, Presiden Prabowo telah berkomunikasi dengan beberapa tokoh penting dunia muslim. Di antaranya adalah Presiden Republik Turki, Recep Tayyip Erdoğan, Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, Raja Yordania, Raja Abdullah II, serta Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS).

Konfirmasi dari Sekretaris Kabinet

Sekretaris Kabinet, Letkol Teddy Indra Wijaya, menjelaskan bahwa rangkaian komunikasi ini dilakukan setelah Presiden menyelesaikan serangkaian kegiatan Idul Fitri, mulai dari bermalam takbiran di Sumatra Utara, salat Id di Aceh, hingga halal bihalal bersama masyarakat di Istana Merdeka, Jakarta.

“Dalam beberapa hari di suasana Idulfitri ini, Presiden Prabowo juga melaksanakan silaturahmi melalui sambungan telepon dengan para pemimpin negara muslim,” jelas Teddy seperti dikutip dari akun Instagram Sekretariat Kabinet.

Makna Diplomatik dan Keagamaan

Menurut Teddy, silaturahmi ini bukan sekadar ucapan selamat hari raya. Lebih dari itu, momen ini menjadi wujud nyata eratnya ikatan persaudaraan dan kerja sama antarnegara-negara muslim. Dalam konteks diplomasi, langkah ini secara simultan bertujuan untuk memperkokoh hubungan bilateral Indonesia dengan negara-negara sahabat tersebut.

“Silaturahmi ini menjadi wujud eratnya persaudaraan dan kerja sama antar negara-negara Muslim, sekaligus memperkuat hubungan bilateral di tengah suasana penuh keberkahan,” tegas Teddy.

Rencana Komunikasi Berikutnya

Disebutkan pula bahwa Presiden Prabowo berencana menghubungi beberapa kepala negara muslim lainnya dalam waktu dekat. Saat ini, tim kepresidenan masih menunggu konfirmasi kesediaan dan kesesuaian waktu dari masing-masing negara yang akan dituju.

Inisiatif komunikasi ini menegaskan peran Indonesia sebagai bagian dari komunitas muslim global yang aktif menjaga tali silaturahmi, tidak hanya pada tingkat masyarakat, tetapi juga dalam hubungan antarpemerintahan.