Presiden Prabowo Subianto menyoroti pentingnya pembangunan jembatan di berbagai daerah sebagai program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, infrastruktur ini mampu menjawab dan meringankan kesulitan yang dialami warga, khususnya di wilayah-wilayah terpencil.
Jawaban atas Kebutuhan Riil Masyarakat
Dalam peresmian 218 jembatan secara virtual, Prabowo mengakui bahwa mungkin ada yang memandang jembatan gantung dengan bentang puluhan meter sebagai proyek yang tidak strategis. Namun, pandangannya justru berbeda.
“Ada pihak-pihak yang ingin membangun monumen-monumen besar, gedung pencakar langit, atau gedung-gedung mewah. Tidak, pemerintah yang saya pimpin bangga bahwa kita menjawab kesulitan rakyat kita yang paling kecil, yang paling jauh, dan yang paling terpencil,” tegas Prabowo.
Prestasi Pembangunan dan Peran TNI
Prabowo menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada anggota TNI dan petugas lapangan yang berhasil menyelesaikan pembangunan 77 jembatan bailey, 59 jembatan armco, dan 82 jembatan perintis dalam waktu hanya 2,5 bulan. Keberhasilan ini dinilainya sebagai bukti nyata disiplin, semangat, dan kecintaan TNI kepada bangsa dan negara.
“Bahwa Tentara Nasional Indonesia sumpahnya adalah rela mati, rela mengorbankan jiwa dan raganya untuk keselamatan bangsa dan negara. Ini saya kira makna dari peresmian jembatan-jembatan tersebut,” jelasnya, menegaskan bahwa kerja nyata di lapangan adalah wujud pengabdian yang sesungguhnya.
