Profil dan Perjalanan Karier Adies Kadir, Wakil Ketua DPR

Profil dan Perjalanan Karier Adies Kadir, Wakil Ketua DPR

wertfootup — Adies Kadir, seorang nama yang kini dikenal di panggung politik nasional, memulai perjalanan hidupnya di Balikpapan pada 17 Oktober 1968. Masa kecil dan pendidikannya diwarnai dengan mobilitas yang cukup tinggi, berpindah-pindah mengikuti dinamika keluarganya. Ia menamatkan pendidikan Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Selat Hilir, Kalimantan Tengah, sebelum kemudian melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi di kota berbeda.

Untuk pendidikan menengah, Adies menyelesaikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Samarinda. Ia kemudian merantau lebih jauh ke Kupang, Nusa Tenggara Timur, untuk menuntaskan pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) di sebuah sekolah negeri di sana. Perjalanan panjang pendidikannya membentuk fondasi yang kuat sebelum akhirnya ia memutuskan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi.

Pendidikan Tinggi yang Beragam

Setelah lulus SMA, Adies Kadir memilih untuk mendalami ilmu teknik. Ia berhasil meraih gelar Sarjana Teknik Sipil dari Universitas Wijaya Kusuma Surabaya pada tahun 1993. Namun, minatnya pada bidang lain tidak berhenti di situ. Sepuluh tahun kemudian, tepatnya pada 2003, ia kembali menyandang gelar sarjana, kali ini dalam bidang hukum dari Universitas Merdeka Surabaya.

Passion-nya di dunia hukum mendorongnya untuk terus melanjutkan studi. Adies kemudian mengambil program Magister Hukum di Universitas Merdeka Malang dan berhasil lulus pada tahun 2007. Puncak perjalanan akademisnya diraih ketika ia menyelesaikan pendidikan Doktoral Ilmu Hukum dari Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, melengkapi kualifikasi pendidikannya dengan gelar tertinggi.

Memasuki Dunia Politik

Di sela-sela menyelesaikan pendidikan doktoralnya, Adies Kadir mulai tertarik untuk terjun ke kancah politik praktis. Awal mula karier politiknya dimulai pada tahun 2002 ketika ia memutuskan untuk bergabung dengan Angkatan Muda Partai Golongan Karya (Golkar). Langkah inilah yang menjadi batu pijakan penting bagi perjalanan politiknya selanjutnya.

Dari organisasi kepemudaan partai, karier politik Adies terus menanjak melalui berbagai jabatan dan peran di dalam struktur Partai Golkar. Dedikasi dan kinerjanya akhirnya membawanya ke posisi strategis di legislatif. Saat ini, Adies Kadir dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, mewakili Fraksi Partai Golkar.

Kekayaan dan Laporan Harta

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkannya, total harta kekayaan yang dimiliki Adies Kadir tercatat sebesar Rp 14.391.000.000 (empat belas miliar tiga ratus sembilan puluh satu juta rupiah). Dalam laporan yang sama, juga disebutkan bahwa ia memiliki sejumlah kewajiban atau utang. LHKPN ini merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas yang wajib dipenuhi oleh setiap penyelenggara negara.

Perjalanan dari Balikpapan hingga ke Senayan menunjukkan sebuah lintasan karier yang dibangun melalui pendidikan formal yang kuat dan kesungguhan dalam berorganisasi politik. Profil Adies Kadir merepresentasikan salah satu wajah politikus Indonesia dengan latar belakang akademis yang mumpuni di luar bidang politik konvensional.