Antisipasi Macet di Bogor Jelang Rakornas Pemerintah 2026

Antisipasi Macet di Bogor Jelang Rakornas Pemerintah 2026

wertfootup — Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, mengimbau masyarakat untuk bersiap mengantisipasi potensi peningkatan kepadatan lalu lintas. Hal ini menyusul rencana penyelenggaraan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang akan digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, pada Senin, 2 Februari 2026 mendatang.

Ribuan Peserta dari Seluruh Indonesia

Kegiatan strategis nasional ini rencananya akan dihadiri oleh sekitar 4.473 peserta. Mereka merupakan perwakilan dari unsur pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Kehadiran para peserta dalam jumlah besar tersebut diprediksi akan berdampak signifikan pada volume kendaraan di sejumlah ruas jalan utama yang mengarah ke kawasan Sentul dan sekitarnya.

Langkah Antisipasi yang Disiapkan

Untuk memitigasi dampak tersebut, Kementerian Dalam Negeri bersama Pemerintah Kabupaten Bogor dan instansi terkait telah menyusun skema pengaturan lalu lintas khusus. Tujuannya adalah menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama acara berlangsung.

Bima Arya menegaskan bahwa koordinasi lintas instansi telah diintensifkan guna menekan dampak kemacetan semaksimal mungkin. “Kemendagri telah berkoordinasi erat dengan pemerintah daerah Kabupaten Bogor untuk memastikan pengaturan lalu lintas berjalan optimal guna meminimalisir terjadinya kemacetan,” jelasnya.

Penambahan Personel di Titik Rawan

Implementasi pengaturan lalu lintas ini akan didukung oleh penempatan personel gabungan dari berbagai unsur di lapangan. “Akan ada penambahan personel, baik dari kepolisian, TNI, Satpol PP, maupun Dinas Perhubungan di titik-titik tertentu yang diprediksi rawan kepadatan,” kata Bima.

Permohonan Maaf dan Ajakan Beradaptasi

Meski berbagai langkah antisipasi telah disiapkan, pemerintah mengakui bahwa aktivitas warga sekitar tetap berpotensi terdampak. Oleh karena itu, disampaikan permohonan maaf sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk dapat menyesuaikan rencana perjalanan mereka.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada warga yang mungkin terdampak. Kami juga mengimbau agar masyarakat dapat menyesuaikan waktu dan rute perjalanan selama kegiatan berlangsung,” tutur Wamendagri.

Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 merupakan forum penting untuk memperkuat sinergi kebijakan. Pemerintah berkomitmen agar pelaksanaan kegiatan ini dapat berjalan lancar tanpa mengorbankan kenyamanan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.