Pemprov DKI Siapkan 36 Titik Parkir untuk Malam Tahun Baru 2026
ANGKARAJA — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan 36 kantong parkir kendaraan pribadi bagi masyarakat yang berencana merayakan malam pergantian tahun di pusat kota. Titik-titik parkir ini tersebar dari kawasan Jalan Jenderal Sudirman hingga Blok M.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan bahwa lokasi parkir yang disediakan mencakup area gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan (off street), serta ruas jalan tertentu (on street). “Total terdapat 36 titik lokasi parkir yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan perayaan malam Tahun Baru 2026,” ujar Syafrin.
Daftar Lengkap Lokasi Parkir
Berikut adalah daftar 36 titik parkir yang disiapkan:
1. Pelataran Parkir IRTI Monas 9
2. Stasiun Gambir
3. Lemhamnas
4. Perpustakaan Nasional
5. Gedung Telkom STO Gambir
6. Kementerian BUMN
7. Menara Dana Reksa
8. Gedung Indosat
9. Kementerian Pariwisata
10. Hotel Borobudur
11. Lapangan Banteng Sisi Selatan
12. Lapangan Banteng Sisi Timur
13. Kantor Pos
14. Gereja Katedral
15. Jalan Veteran 1
16. Wisma Mandiri
17. TPE Sabang
18. Djakarta Theater
19. Gedung Sarinah
20. Plaza Indonesia
21. Grand Indonesia
22. Wisma Nusantara
23. Mandarin Oriental Hotel
24. The City Tower
25. Taman Menteng
26. Gedung BNI 46
27. Wisma 46 Outdoor
28. Gedung Wisma 46
29. Intiland Tower
30. GBK
31. FX Sudirman
32. Plaza Senayan
33. STC Senayan
34. Gedung Plaza Blok M
35. Masjid Agung Al-Azhar
36. Kementerian ATR/BPN
8 Titik Utama Perayaan dengan Konsep Kesederhanaan dan Solidaritas
Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah rangkaian acara untuk menyambut Tahun Baru 2026. Tahun ini, konsep perayaan mengutamakan kesederhanaan sebagai bentuk solidaritas terhadap provinsi lain yang terdampak bencana.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menegaskan bahwa rangkaian perayaan Tahun Baru 2026 dirancang tanpa pesta kembang api. Setiap kegiatan akan diawali dengan doa bersama dan muhasabah di seluruh titik pertunjukan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mengedepankan kesederhanaan dalam perayaan Tahun Baru kali ini. Momen pesta kembang api dapat kita alihkan menjadi kegiatan yang lebih positif, seperti berdonasi. Doa bersama di setiap acara menjadi wujud refleksi kolektif warga Jakarta,” jelas Budi.
Lokasi Perayaan Utama
Terdapat delapan titik utama perayaan Tahun Baru yang digelar oleh Pemprov DKI Jakarta:
– Taman Lapangan Banteng
– Kawasan M.H. Thamrin
– Sarinah
– Bundaran HI
– Dukuh Atas
– Kawasan Semanggi
– Kawasan SCBD
– FX Sudirman
Pemprov juga memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sepanjang Jalan M.H. Thamrin hingga Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Sarinah, Wisma BNI 46, Wisma Nugra Santana, dan FX Sudirman.
Panggung Utama di Bundaran HI
Panggung utama perayaan akan berlokasi di Bundaran HI dan akan menampilkan sejumlah musisi ternama tanah air, seperti d’Masiv, Marion Jola, Feel Koplo, Andmesh, dan Gondal Gandul Band. Pemilihan lagu yang akan dibawakan mengusung konsep kesederhanaan serta semangat kebangkitan.
Perayaan juga akan diisi dengan pertunjukan video mapping menggunakan drone, menggantikan kembang api. Tema yang diangkat adalah kepedulian terhadap kondisi di Sumatra.
Integrasi Donasi dalam Rangkaian Acara
Budi Awaluddin mengungkapkan, Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan BAZNAS BAZIS DKI Jakarta dan Bank Jakarta untuk mengintegrasikan mekanisme donasi kemanusiaan ke dalam seluruh rangkaian kegiatan. Donasi ini ditujukan untuk membantu wilayah terdampak bencana, tidak hanya di Sumatra, tetapi juga di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan sejumlah daerah lainnya.
“Donasi dapat dilakukan dengan mudah melalui penyediaan QRIS di titik-titik acara dan kanal digital, yang didukung oleh sistem pemantauan secara real time,” ucap Budi.
“Dengan pendekatan ini, Pemprov DKI Jakarta ingin memastikan bahwa perayaan publik tidak sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi juga dapat menjadi sarana aksi nyata solidaritas sosial. Semangat ini juga tercermin dalam pemilihan lagu di Bundaran HI, seperti ‘Jangan Menyerah’ dari d’Masiv, yang membawa pesan semangat dan harapan,” pungkasnya.
