ANGKARAJA — Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja untuk meninjau langsung Pasar yang berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN), Provinsi Kalimantan Timur, pada Rabu, 31 Desember 2025. Dalam kunjungannya, Wapres menegaskan peran strategis pasar ini sebagai motor penggerak aktivitas perekonomian di tingkat lokal.
“Keberadaan Pasar KIPP diharapkan dapat menjadi penggerak aktivitas ekonomi lokal. Pasar ini juga dirancang untuk memberikan ruang usaha yang layak bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sekaligus memenuhi kebutuhan pokok harian masyarakat yang tinggal dan bekerja di sekitar KIPP IKN,” jelas Gibran.
Fasilitas dan Kapasitas Pasar KIPP IKN
Pasar KIPP dibangun di atas lahan seluas 3.774 meter persegi dengan total luas bangunan mencapai 3.959 meter persegi yang terdiri dari tiga lantai. Fasilitas yang tersedia cukup lengkap, mencakup 22 unit los basah, 33 unit los kering, 11 kios, 6 unit pujasera atau area kuliner, serta ruang khusus untuk pengelola dan ruang pertemuan.
Pasar ini memiliki kapasitas untuk melayani sekitar 200 pengunjung setiap harinya. Desainnya mengutamakan kebersihan dan kenyamanan, dengan pengaturan los basah yang memisahkan area bersih dan area pengolahan bahan. Penataan ini bertujuan menjaga higienitas sekaligus mengatur sirkulasi pengunjung agar tetap lancar.
Komitmen Terhadap Pasar Sehat dan Nyaman
Dalam peninjauannya, Wapres Gibran secara khusus memperhatikan penataan zona los basah yang telah dibagi berdasarkan fungsi, mulai dari area pembersihan, pengolahan, hingga area penjualan akhir. Pembagian zonasi fungsional ini merupakan langkah konkret untuk memastikan standar kesehatan dan kebersihan pasar dapat terpenuhi dengan baik.
Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan pasar rakyat yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat transaksi, tetapi juga sebagai ruang publik yang sehat, nyaman, dan aman bagi seluruh pedagang maupun pengunjung.
Kunjungan kerja Wapres ini didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi, antara lain Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, Pelaksana Tugas Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar, serta Staf Khusus Wapres Achmad Adhitya.
