BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Petir Guyur Jabodetabek Minggu Pagi

BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Petir Guyur Jabodetabek Minggu Pagi

angkaraja — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang akan melanda wilayah Jabodetabek pada hari Minggu pagi, 18 Januari 2026. Masyarakat diimbau untuk mewaspadai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi disertai kilat atau petir serta angin kencang.

Rentang Waktu dan Wilayah Terdampak

Berdasarkan keterangan resmi BMKG, peringatan dini ini berlaku mulai pukul 05.25 WIB dan diperkirakan berlangsung hingga pukul 07.00 WIB. Fase awal hujan lebat diprediksi akan mengguyur sejumlah wilayah secara spesifik.

Wilayah Jakarta dan Sekitarnya

Di DKI Jakarta, wilayah yang perlu diantisipasi antara lain Jakarta Utara, meliputi Kecamatan Penjaringan, Tanjung Priok, Koja, Cilincing, dan Pademangan. Sementara di Jakarta Barat, wilayah seperti Taman Sari, Tambora, hingga Kalideres juga berpotensi terdampak.

Wilayah Bodetabek

Peringatan juga berlaku untuk daerah penyangga ibu kota. Di Kabupaten Bogor, wilayah seperti Gunung Putri, Jonggol, Cileungsi, Cisarua, dan Klapanunggal masuk dalam zona waspada.

Kabupaten Bekasi menjadi salah satu daerah dengan cakupan wilayah terdampak yang cukup luas, meliputi Tarumajaya, Babelan, Tambelang, Tambun Utara, Tambun Selatan, Cibitung, serta berbagai kecamatan di Cikarang (Barat, Utara, Timur, Selatan, Pusat). Wilayah lain di Bekasi seperti Setu, Pebayuran, Sukatani, Cabangbungin, Muaragembong, Serang Baru, dan Cibarusah juga termasuk. Untuk wilayah Kota Bekasi, kawasan yang perlu diwaspadai adalah Bekasi Utara, Medan Satria, dan Jati Sempurna.

Selain itu, peringatan juga berlaku untuk Kabupaten Tangerang, tepatnya di wilayah Kosambi.

BMKG menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat, terutama bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan pada rentang waktu tersebut. Disarankan untuk menghindari area terbuka, pohon yang tinggi, dan struktur logam saat terjadi petir, serta berhati-hati terhadap genangan air dan potensi angin kencang yang dapat menyebabkan pohon atau baliho tumbang.